Rabu, 27 Desember 2017

Tips Aman Meng-Charge Smartphone Semalaman

Sudah terbit di: https://steemit.com/android/@puncakbukit/tips-aman-meng-charge-smartphone-semalaman

Sebagian pengguna smartphone men-charge smartphone semalaman sebelum tidur. Misalnya, men-charge smartphone pada jam 10 malam sebelum tidur. Lalu, mengambilnya dan menggunakannya saat pagi setelah bangun tidur. Nah, apakah kita termasuk pengguna smartphone yang demikian? Lalu, karena baterai smartphone diisi hingga berjam-jam apakah hal tersebut sebenarnya akan merusak ataupun sangat berbahaya bagi smartphone?


Gambar 1. Amankah Men-charge Smartphone Semalaman?

Menurut Shane Broesky, pendiri perusahaan yang memproduksi charge smartphone, men-charge smartphone semalaman sebenarnya tak akan merusak smartphone. “Men-charge smartphone semalaman , tak akan merusakkan smartphone secara drastis”, tuturnya. Men-charge smartphone semalaman pun tak akan mengakibatkan smartphone mengalami overcharge. “Saat baterai smartphone terisi penuh, smartphone akan memberhentikan charging untuk menghindari overcharge”, tambahnya.

Meskipun demikian, sebagai hal penting, tak lantas meng-charge smartphone semalaman membuat smartphone aman seutuhnya dari kerusakan. Bila kita sering meng-charge smartphone semalaman sebelum tidur, kita pun mesti mencermati hal-hal berikut dengan sangat seksama. Dengan mencermati hal-hal tersebut, membuat baterai smartphone kita lebih awet. Hal-hal tersebut antara lain,

  • Apakah kita menggunakan sembarang charge untuk men-charge smartphone? Hindari menggunakan sembarang charger. Sebaiknya, gunakan charger original. Kita pun dapat juga menggunakan charger lainnya yang khusus dirancang untuk men-charge smartphone kita. Pilihlah charger yang bermerek ternama. Tentu saja, untuk menghindari smartphone mengalami kerusakan.
  • Saat smartphone panas, kita sebaiknya tak men-chargernya. Tunggulah hingga terasa lebih dingin. Sebaiknya, lepaskan case saat mencharge smartphone. Sebabnya, bila case menempel pada smartphone, smartphone mudah panas. “Baterai lithium-ion tak akan bekerja maksimal, bila smartphone begitu panas, tuturnya. “Hal ini pun akan mendatangkan kerusakan-kerusakan lainnya pada perangkat smartphone “, tambahnya.
  • Apakah kita sering meng-charge smartphone hingga 100%? Sebaiknya, tak mencharge smartphone hingga penuh 100%. Sebaiknya, charge smartphone hingga terisi diantara 50% hingga 80%.. “Tenaga baterai ion-litium terbaik setelah dicharge yaitu 50% hingga 80%, tutur Shane. “Baterai yang terisi 50% hingga 80& akan membuat ion-ion lithoim bekerja lebih baik dan melindungi baterai,” tambahnya.
  • Bila baterai smartphone kosong 0%, sebaiknya tak men-chargenya hingga penuh 100% terlalu sering. Lalu, mengapa? “Bila memungkinkan, hindari mengisi baterai dari 0 % hingga terisi penuh 100%,” tutur Shane. “Hal ini akan memperlemah baterai dan memperpendek masa penggunaan baterai”, tambahnya.

Demikian, beberapa tips aman meng-charge smartphone semalam. Nah, bila kita termasuk pengguna smartphone yang demikian, tak ada salahnya menerapkan hal-hal tersebut. Tentu saja, agar baterai smartphone lebih awet. Bila baterai smartphone kita rusak, tak tertutup kemungkinan mesti mengeluarkan banyak uang untuk menggantinya. Dan juga, tentunya kita tak dapat menggunakannya. Melakukan hal-hal tersebut pun ibarat menghemat uang. Karenanya, tak ada salahnya juga kita membiasakan melakukan hal-hal tersebut. Selamat men-charge smartphone…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
https://www.digitaltrends.com/mobile/expert-advice-on-how-to-avoid-destroying-your-phones-battery/

Sumber Gambar:
1. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/95/Charging_smartphone.jpg

Related Posts :

 

Copyright @ 2013 Sentral Android .