Rabu, 01 Februari 2017

Mengenal Gorilla Glass dan Dragontail Glass

Bagi sebagian besar pemilik smartphone, tentunya tak asing lagi dengan Gorilla Glass. Gorilla Glass merupakan produk kaca layar smartphone anti gores buatan perusahaan Corning. Contoh smartphone yang menggunakan Gorilla Glass yaitu Motorola Moto G. Nah, selain Corning, ada juga perusahaan lainnya yang membuat produk yang sama. Perusahaan tersebut yaitu Asashi, perusahaan yang berbasis di Jepang. Produk kaca anti gesekan yang diproduksinya bernama Dragontail. Contoh smartphone yang menggunakan Dragontail Glass yaitu Xiaomi Redmi 1S.

Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan Gorilla Glass dan Dragontail Glass? Dan juga, bila ingin membeli smartphone yang dilengkapi fitur anti gesekan pada layar, smartphone dengan glass manakah yang sebaiknya kita pilih?


Gambar 1. Smartphone Xiaomi Redmi 1S. Smartphone ini menggunakan Dragontail Glass.

Faktor Pengalaman Membuat Kaca Layar Anti Gores
Selain membuat kaca layar anti untuk smartphone, Corning pun membuat kaca layar anti gores perangkat elektronik lainnya, seperti layar pemutar musik portabel dan layar televisi. Sedangkan Dragontail Glass saat ini hanya digunakan untuk layar smartphone dan tablet. Corning pun saat ini sudah merilis Gorilla Glass yang ke 4. Gorilla Glass versi ke 4 merupakan perbaikan dari Gorilla Glass versi sebelumnya. Dengan demikian, bila ditinjau dari aspek pengalaman, Corning lebih berpengalaman membuat kaca anti gores perangkat smartphone dibandingkan Asashi.

Faktor Proses Produksi
Corning menggunakan teknik Ion Exchange Method untuk membuat Gorilla Glass. Sedangkan Asashi menggunakan teknik Floating Process untuk membuat Dragontail. Dilansir dari beberapa sumber, membuat kaca anti gesekan dengan teknik Ion Exchange Method lebih rumit dibandingkan membuatnya dengan Floating Process. Karenanya, bila ditinjau dari proses produksi, Gorilla Glass secara mendasar lebih kuat dibandingkan Dragontail Glass

Faktor Rating Kekuatan Kaca Mengacu Vickers Hardness Rating
Asashi mengklaim bahwa Dragontail Glass mampu menahan beban hingga 60 kilogram. Meskipun, tebalnya hanya 10 milimeter. Karenanya, bila Dragontail Glass dipasang pada smartphone, layar smartphone tak akan mudah tergores. Bahkan, dalam suatu eksperimen, Dragontail Glass tak tergores meski disayat menggunakan pisau. Akan tetapi, Gorilla Glass sebenarnya jauh lebih kuat. Sebabnya, mengacu kepada Vickers Hardness Rating, rata-rata rating kekuatan Gorilla Glass berada di atas Dragontail Glass. Rata-rata rating produk Gorila Glass yaitu menempati rating 661,5. Sedangkan rata-rata rating Dragontail yaitu 634.

Kesimpulannya, mengacu kepada tiga faktor tersebut, Gorilla Glass secara overall memang lebih unggul daripada Dragontail Glass. Meskipun keduanya menggunakan bahan kaca yang sama, yaitu alkali-aluminosilicate sheet glass. Akan tetapi, tak lantas Dragontail Glass kurang berkualitas. Nah, bila kita menginginkan smartphone anti gesekan dengan harga yang terjangkau, dapat membeli smartphone berlayar Dragontail Glass. Bila menginginkan smartphone yang lebih aman dari gesekan, dapat membeli smartphone yang berlayar Gorilla Glass.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Referensi:
http://www.differencebetween.info/difference-between-gorilla-glass-and-dragontrail-glass
Sumber gambar:
1. http://images.fonearena.com/blog/wp-content/uploads/2014/09/Redmi-1s_fonearena-001.jpg

Related Posts :

 

Copyright @ 2013 Sentral Android .