Kamis, 26 Januari 2017

Chipset Snapdragon vs Mediatek

Chipset menjadi salah satu komponen hardware penting smartphone android. Peran chipset dalam smartphone ibarat otak dalam tubuh manusia. Nah, berbicara mengenai vendor chipset, kita tak bisa menyampingkan chipset-chipset Snapdragon dan Mediatek. Dibandingkan chipset-chipset lainnya, kedua chipset tersebut digunakan sebagian besar produk smartphone saat ini. Keduanya pun bersaing sangat ketat ibarat persaingan teknologi dunia barat dengan dunia timur. Snapdragon yaitu chipset buatan perusahaan Qualcomm, perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat. Sedangkan Mediatek merupakan perusahaan yang berbasis di Taiwan. Lalu, apa perbedaan mendasar kedua chipset tersebut? Dan juga, smartphone dengan chipset manakah yang sebaiknya kita pilih?


Gambar 1. Samsung Galaxy S5 dan Lenovo S650.
Samsung Galaxy S5 Menggunakan Chipset Snapdragon 801.
Sedangkan Lenovo S650 Menggunakan Chipset Mediatek MT6852.


Faktor Harga dan Pengalaman
Ditinjau dari biaya pembuatan chipset, ongkos produksi pembuatan satu chipset Mediatek lebih murah daripada ongkos produksi pembuatan satu chipset Mediatek. Karenanya, smartphone ber-chipset Mediatek pada dasarnya lebih murah daripada smartphone ber-chipset Snapdragon. Hal lainnya yang membuat chipset Snapdragon lebih mahal dari chipset Mediatek yaitu diintegrasikannya inovasi muktahir pada chipset tersebut.

Ditinjau dari aspek pengalaman, pengalaman Qualcomm membuat perangkat komponen elektronik jauh lebih baik daripada pengalaman Mediatek. Perusahaan Qualcomm mulai beroperasi membuat perangkat-perangkat komponen elektronik sejak tahun 1985. Sedangkan perusahaan Mediatek mulai beroperasi sejak tahun 1997.

Nah, mengacu kepada pengalaman masing-masing perusahaan dan harga masing-masing chipset tersebut, maka kita dapat menyimpulkan hal berikut. Bila menginginkan smartphone dengan kualitas performa yang lebih baik, maka pilihlah smartphone yang ber-chipset Snapdragon. Bila menginginkan smartphone dengan kualitas performa standar, pilihlah smartphone yang ber-chipset Mediatek.

Faktor Grafis
Dalam hal GPU, komponen smartphone yang mengolah tampilan visual, Mediatek menggunakan GPU Mali. GPU ini bukan buatan Mediatek. Karenanya, belum tentu kinerja GPU ini akan ‘klop’ dengan kinerja chipset. Sedangkan chipset Snapdragon menggunakan GPU Adreno. GPU ini merupakan GPU buatan Qualcoom. Nah, karena GPU Adreno dan chipset Snapdragon pada dasarnya sudah ‘sepaket’, maka akan kinerja GPU Adreno akan ‘klop’ dengan kinerja chipset. Karenanya, akan menghasilkan tampilan visual yang lebih baik.

Mengacu kepada perangkat grafis yang digunakan, bila menginginkan smartphone dengan kualitas grafis yang lebih baik, sebaiknya pilihlah smartphone ber-chipset Snapdragon. Bila menginginkan smartphone dengan kualitas grafis yang standar, sebaiknya pilihlah smartphone ber-chipset Mediatek.

Faktor Konsumsi Tenaga Baterai
Salah hal yang harus diakui sebagai pembeda kedua chipset tersebut yaitu konsumsi tenaga baterai. Dibandingkan tenaga baterai yang dikonsumsi chipset Snapdragon, Chipset Mediatek lebih boros mengkonsumsi tenaga baterai. Terlebih, chipset Mediatek yang berinti lebih dari empat. Semakin banyak inti prosesor yang digunakan, maka akan semakin banyak mengkonsumsi daya baterai. Dengan demikian, bila kita menginginkan smartphone yang hemat konsumsi tenaga baterai, sebaiknya pilihlah smartphone ber-chipset Snapdragon. Bila kita sering berada dekat di sumber listrik, maka dapat memilih smartphone ber-chipset Mediatek.

Demikian, perbandingan chipset Snapdragon dan Mediatek. Dengan memahaminya, membantu kita untuk membeli smartphone yang lebih tepat sehingga lebih menghemat isi kantong. Terlebih, bila kita tergolong pemakai smartphone android pemula.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
Gambar Milik Pribadi

Related Posts :

 

Copyright @ 2013 Sentral Android .