Jumat, 30 Desember 2016

Kelebihan dan Kekurangan Chipset Intel Atom

Intel menjadi perusahaan pembuat chip terbesar di dunia. Nah, selain membuat prosesor untuk perangkat komputer, Intel pun membuat chipset untuk perangkat smartphone. Chipset tersebut bernama Intel Atom. Saat ini, beberapa merk smartphone menggunakan chipset tersebut. Contohnya, Asus Zenfone 2. Nah, kehadiran smartphone-smartphone ber-chipset Intel Atom tentunya semakin meramaikan hingar bingar persaingan teknologi chipset smartphone. Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan chipset buatan Intel?


Gambar 1. Asus Zenfone 2, Smartphone yang Menggunakan Chipset Intel Atom

Salah satu kelebihan yang dapat dirasakan konsumen terkait keunggulan chipset Intel Atom yaitu dalam performa. Dalam sebuah test benchmark, skor benchmark Asus Zenfone 2 yang menggunakan chipset Intel Atom dualcore berhasil melampaui nilai benchmark smartphone ber-chipset Qualcomm Snapdragon 600 dan Exynos 5140. Kedua chipset tersebut merupakan chipset quadcore (empat inti). Bahkan, dalam suatu test, Asus Zenfone 2 setara dengan Galaxy Note 5, yang harganya hampir empat kali lipat, dalam hal kecepatan pengolahan tampilan tatap muka (user interface). Dengan demikian, bila kita menginginkan smartphone bertenaga chipset quadcore seharga chipset dualcore, smartphone ber-chipset Intel Atom dapat menjadi pilihan

Nah, dibalik kelebihan tentunya ada kekurangan. Lalu, apa saja kekurangan-kekurangan chipset Intel Atom? Kekurangan pertama yaitu dalam hal kompatibilitas. Artinya, tak semua aplikasi android yang tersedia dapat dijalankan dengan baik dan sempurna. Sebabnya, Intel Atom menggunakan arsitektur x86. Saat ini, kebanyakan aplikasi android dirancang untuk digunakan di chipset ber-arsitektur ARM. Nah, chipset selain Intel Atom, misalnya Qualcomm ataupun Mediatek, menggunakan arsitektur ARM.

Kekurangan lainnya yaitu dalam hal penggunaan daya listrik. Chipset Intel Atom sebenarnya lebih boros dalam hal konsumsi daya listrik. Lalu, mengapa? Chipset Intel Atom merupakan pengembangan dari prosesor Intel Atom. Prosesor-prosesor buatan Intel termasuk Intel Atom, secara mendasar, dirancang untuk perangkat PC dan komputer server. Karena dirancang untuk perangkat PC dan komputer server, prosesor membutuhkan daya listrik yang besar.

Kekurangan lainnya chipset Intel Atom yaitu dalam hal grafis. Chipset Intel Atom kurang cocok untuk mengolah tampilan ‘berat’. Dengan demikian, bila dipaksakan untuk bermain game-game ‘berat’ ataupun untuk menjalankan aplikasi yang membutuhkan kualitas grafik yang sangat baik, tentunya akan menampilkan kualitas grafik yang kurang baik.

Kekurangan lainnya lagi yaitu dalam hal arsitektur chipset. Dibandingkan dengan chipset-chipset merk lainnya seperti Qualcomm ataupun NVIDIA, secara umum Chipset Intel Atom memang kurang mumpuni dalam hal arsitektur. Tentu saja, karena tak dirancang khusus untuk perangkat mobile. Sedangkan chipset-chipset buatan Qualcomm ataupun NVIDIA dirancang khusus untuk perangkat mobile. Nah, karena kurang mumpuni dalam hal arsitektur chipset, chipset Intel Atom akan menunjukkan kekurangan dalam hal-hal tertentu. Misalnya, kualitas gambar video terlihat kurang baik. Ataupun, kurang baiknya kualitas gambar hasil ‘jepretan’ kamera.

Kesimpulannya, Intel belum mampu menunjukkan kedigdayaan dalam bidang pembuatan chipset perangkat mobile, seperti halnya kedigdayaannya dalam bidang prosesor komputer. Akan tetapi, terlepas dari kekurangannya, smartphone ber-chipset Intel dapat kita pertimbangkan. Tentu saja, karena perfomanya yang sangat baik secara keseluruhan.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
1. http://i-cdn.phonearena.com/images/phones/50958-xlarge/ASUS-ZenFone-2-2.jpg

Related Posts :

 

Copyright @ 2013 Sentral Android .