Rabu, 30 November 2016

Apakah Mesti Me-root Android?

Diantara para pengguna Android, ada yang me-root perangkat Android. Dan juga, ada yang tidak me-rootnya. Lalu, apakah android mesti di-root? Memang, android tak mesti di-root. Sebabnya, di-root ataupun tidak, kita masih dapat menggunakan perangkat android. Selain itu, me-root android sebenarnya meningkatkan risiko kerusakan perangkat Android. Terlebih, bila kurang begitu memahami seluk beluk sistem operasi buatan Google ini. Namun, bila kita menginginkan hal-hal berikut, tak ada salahnya mempertimbangkan untuk me-root perangkat android. Nah, apa sajakah hal-hal tersebut?

Pertama, Kinerja Android yang Lebih Cepat
Terkadang, kinerja perangkat Android kita terasa begitu lamban. Contoh kinerja android yang lambat yaitu perangkat android kita membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya untuk membuka suatu aplikasi. Contoh lainnya, aplikasi berjalan ‘nge-lag’ dan berjalan begitu lamban daripada biasanya.

Nah, dengan me-root android, kita dapat meng-overclock (meningkatkan frekuensi) prosesor android seperti halnya prosesor CPU. Dengan meningkatnya frekuensi prosesor, diikuti meningkatnya kinerja perangkat android. Nah, di Playstore, terdapat beragam aplikasi untuk meng-overclock prosesor. Salah satunya yaitu SetCPU. Hanya saja, meng-overclock prosesor menyebabkan prosesor cepat panas. Karena cepat panas, prosesor sangat berisiko mengalami kerusakan. Nah, untuk menurunkan risiko ini, sebaiknya selalu simpan perangkat android di tempat yang sejuk


Gambar 1. Aplikasi SetCPU

Kedua, Menghemat Penggunaan Baterai
Seiring waktu, kualitas baterai perangkat android akan menurun. Nah, bila baterai terasa cepat terkuras, me-root android dapat menjadi cara untuk mengatasinya. Dengan me-root android, kita pun dapat meng-underclock (menurunkan frekuensi prosesor) Karena frekuensi prosesor diturunkan, konsumsi daya baterai oleh prosesor akan menurun. Nah, aplikasi SetCPU pun dapat kita gunakan untuk meng-underclock prosesor.

Ketiga, Menghilangkan Iklan
Saat kita menjalankan aplikasi yang diunduh di Playstore, terkadang muncul iklan. Selain itu, saat browsing pun terkadang muncul iklan di halaman web. Nah, bila kurang nyaman dengan kehadiran iklan, iklan dapat dihilangkan dengan me-root android. Di Playstore, terdapat berbagai aplikasi menghilangkan iklan untuk perangkat android yang telah di-root. Salah satunya yaitu AdFree.


Gambar 2. Aplikasi Adfree

Keempat, Ingin Lebih Meng-kostumisasi Perangkat Android
Terkadang, kita merasa ingin meng-kostumisasi tampilan interface (tatap muka) android. Memang, walaupun perangkat android tak di-rooted, kita dapat meng-kostumisasinya. Misalnya, mengganti ikon ataupun mengganti gambar homescreen. Akan tetapi, bila android di-rooted, kita dapat lebih meng-kostumisasi tampilan interface android sesuai keinginan kita. Misalnya, menampilkan animasi karya sendiri seperti animasi nama kita saat android booting. Nah, di Playstore, terdapat banyak aplikasi pengubah interface untuk perangkat android yang telah di-root. Salah satunya yaitu Xposed Framework.


Gambar 3. Dengan Me-root Andorid, Kita Dapat Mengganti Animasi Booting Android

Kelima, Adanya Kebutuhan Khusus Terhadap Perangkat Android
Bila ada kebutuhan ataupun keinginan khusus terhadap perangkat android, tak ada salahnya me-rootnya. Ambil contoh, kita sangat senang bermain game di perangkat android. Nah, agar kita lebih nyaman bermain game, kita dapat me-root android untuk meng-overclock prosesor. Biasanya, bila frekuensi prosesor di-overclock, game akan berjalan lebih cepat. Contoh lainnya, ambil contoh kita senang menggunakan perangkat android untuk browsing. Nah, agar menghemat waktu saat browsing, dapat me-root android untuk meng-overclock prosesor Dengan frekuensi prosesor yang lebih tinggi, proses pengolahan data saat browsing akan lebih cepat

Demikian, beberapa hal yang sebaiknya kita pertimbangkan sebelum me-root android. Sebagai informasi, bila perangkat Android masih dalam masa garansi, sebaiknya tidak me-rootnya. Sebabnya, tak sedikit vendor yang menganggap me-root perangkat android sama dengan menghilangkan garansi.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
http://imag.malavida.com/mvimgbig/download-fs/setcpu-17012-1.jpg
http://getandroidstuff.com/wp-content/uploads/2010/11/AdFree-Android.png

Related Posts :

 

Copyright @ 2013 Sentral Android .