Senin, 31 Oktober 2016

Kenapa Dilarang Memasang Anti Virus dan Booster pada Android

Sebenarnya, semua smartphone android yang memiliki berbagai fitur dan perangkat itu semuanya bagus untuk digunakan. Hal yang berkaitan dengan apakah perangkat pada smartphone tersebut awet atau tidak untuk digunakan itu tergantung pada pola penggunaan dari para penggunanya. Jika pola penggunaannya baik, kinerja perangkat android tersebut pasti baik juga.

  Gambar 1. Anti virus Android

Hal yang perlu diperhatikan adalah penyebab utama perangkat android tidak stabil untuk digunakan adalah karena ada virus yang masuk dan menggerogoti sistem operasi smartphone tersebut. Agar perangkat android tetap awet dan tetap baik untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama, berikut ini tips-tips yang perlu dilakukan:

Pertama dan paling utama adalah, jangan memasang anti virus pada android. Hal ini perlu dilakukan karena saat Anda browsing dengan menggunakan Opera, Chrome, Mozilla, Internet Explorer dan lain sebagainya, maka Anda akan menemukan banyak tautan yang menawarkan anti virus.

Ketika Anda mengklik anti virus sekali, maka akan ada banyak jenis iklan spam seperti iklan ponsel, baju, dan lain sebagainya yang akan masuk di sistem android Anda. Jika hal ini berlangsung cukup lama, maka sistem akan corrupt. Hal ini menyebabkan sistem ponsel tersebut akan semakin lemot dan sangat tidak nyaman untuk digunakan.

Oleh karena itu, jika tidak ingin sistem android menjadi lemot, maka jangan coba-coba memasang anti virus di smartphone tersebut. Namun, jika sudah terlanjur memasangnya, maka solusi terbaik adalah melakukan flashing. Flashing merupakan cara untuk menghapus semua sistem operasi dan pasang kembali sistem. Akan tetapi, jika sudah parah, maka melakukan flashing pun nampaknya tidak berpengaruh apa-apa, sehingga smartphone tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa populasi pengguna android memang sangat besar, khususnya di Indonesia. Segmen pasar pengguna android memang beragam. Sangat berbeda dengan iPhone, dimana pengguna aplikasi ini sangatlah terbatas di kalangan tertentu saja.

Kedua, jangan mudah mempercayai peranti lunak semacam aplikasi yang memberikan janji mampu mendongkrak kinerja smartphone android lebih cepat atau baterai menjadi lebih awet. Sebenarnya kinerja smartphone dan awetnya baterai tidak ada hubungannya sama sekali dengan peranti lunak tersebut, akan tetapi tergantung pada pola penggunaannya dan kinerja operatornya.

Kinerja smartphone pada dasarnya tergantung pada cakupan operator seluler dan jaringan. Jika ada software yang bisa mempengaruhi kinerja, maka peramban tersebut pasti diproduksi oleh Google. Oleh karena itu, tidak mungkin ada software lain yang juga bisa mempengaruhi kinerja selain yang dibuat oleh Google.

Selain itu, baterai awet sebenarnya tergantung penggunanya. Karena baterai merupakan perangkat keras maka peranti lunak pasti tidak berpengaruh apa-apa. Jika smartphone terlalu sering digunakan, jarang dinon-aktikan, dan diisi dayanya dalam keadaan hidup, maka hal inilah yang mempengaruhi awet atau tidaknya baterai tersebut. Oleh sebab itu, jika ada yang menjanjikan baterai awet maka sebaiknya Anda abaikan saja.

Bukan hanya itu, sebaiknya jangan tergiur dengan berbagai tawaran yang berbentuk pop-up, karena jika Anda membuka akses tersebut maka bisa jadi data pribadi Anda diretas. Oleh sebab itu, pastikan Anda tidak mengakses laman yang berisi tawaran tersebut untuk menjaga agar perangkat menjadi lebih awet.

Referensi tulisan:
http://tekno.liputan6.com/read/2607060/jangan-pasang-antivirus-dan-aplikasi-booster-di-android
Sumber gambar:
http://pc4u.org/wp-content/uploads/2015/06/android-antivirus.jpg

Related Posts :

 

Copyright @ 2013 Sentral Android .