Kamis, 02 Maret 2017

Keuntungan dan Kekurangan Smartphone dengan RAM yang Besar

Perkembangan teknologi smartphone sangat pesat. Salah satu hal terkait perkembangan teknologi smartphone yaitu besarnya kapasitas RAM yang disematkan pada smartphone. Saat ini, di pasaran, tersedia beragam smartphone dengan RAM yang besar. Contohnya, Asus Zenfone 2 dan Lenovo Z2 Plus, yang masing-masing disematkan RAM 4 GB. Lalu, bila kita memiliki budget berlebih untuk membeli smartphone, apakah kita sebaiknya membeli smartphone ber-RAM besar? Sebelum memutuskan membelinya, alangkah baiknya kita mengetahui kelebihan dan kekurangan smartphone ber-RAM besar. Berikut kekurangan-kekurangan dan keuntungan-keuntungan smartphone dengan RAM yang besar


Gambar 1. Asus ZenFone 2 Smartphone ber-RAM 4 GB

Kekurangan-Kekurangan
RAM yang besar akan bekerja kurang optimal tanpa prosesor yang berinti lebih dari satu. Inilah sebabnya banyak smartphone ber-RAM besar menggunakan prosesor yang berinti lebih dari satu. Misalnya, menggunakan prosesor quad-core (empat inti) ataupun octa-core (delapan inti). Nah, bila dibandingkan dengan prosesor berinti satu, proses berinti lebih satu cenderung membuat smartphone cepat panas. Sebabnya, saat smartphone menyala, masing-masing inti prosesor mengeluarkan panas. Nah, karena smartphone cepat panas, bisa saja mengganggu kenyamanan memegang smartphone.

Kekurangan kedua smartphone ber-RAM besar yaitu boros baterai. Seperti yang sudah disebutkan, RAM yang besar tak akan bekerja optimal tanpa prosesor yang berinti lebih dari satu. Dibandingkan prosesor yang berinti satu, prosesor yang berinti lebih dari satu sangat boros mengkonsumsi daya baterai. Sebabnya, saat smartphone menyala, masing-masing inti prosesor mengkonsumsi daya baterai yang tak tak sedikit. Semakin banyak jumlah inti prosesor, maka semakin besar daya baterai yang terkuras. Nah, untuk mengatasinya, bawalah selalu powerbank.

Keuntungan-Keuntungan
Smartphone dengan RAM yang besar memberikan keunggulan dalam hal ber-multi tasking (mampu menjalankan banyak proses dalam waktu bersamaan dengan lebih baik). Karenanya, meskipun banyak aplikasi yang dijalankan, kinerja masing-masing aplikasi tak akan terhambat Selain itu, meskipun banyak aplikasi yang dijalankan, sistem android tak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membuka aplikasi. Sebagai informasi, pada smartphone ber-RAM kecil, misalnya 512 MB, sistem android biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membuka aplikasi saat banyak aplikasi yang dijalankan. Selain itu, pada smartphone ber-RAM kecil, kinerja setiap aplikasi pun biasanya menurun bila banyak aplikasi yang dijalankan

Dengan demikian, bagi yang ingin ber-multi tasking, sangat cocok menggunakan smartphone ber-RAM besar. Selain itu, bila ingin menginstall banyak aplikasi, sangat disarankan juga memilih smartphone ber-RAM besar. Nah, bila kita hanya menginstall sedikit aplikasi pada smartphone tak perlu membeli smartphone ber-RAM besar. Tentu saja, agar lebih menghemat isi kantong.

Demikian, keuntungan dan kekurangan memiliki smartphone dengan RAM yang besar. Dengan mengetahui keuntungan dan kekurangannya, sangat membantu kita apakah sebaiknya membelinya.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
1. http://i-cdn.phonearena.com/images/phones/50958-xlarge/ASUS-ZenFone-2-2.jpg

Rabu, 01 Februari 2017

Mengenal Gorilla Glass dan Dragontail Glass

Bagi sebagian besar pemilik smartphone, tentunya tak asing lagi dengan Gorilla Glass. Gorilla Glass merupakan produk kaca layar smartphone anti gores buatan perusahaan Corning. Contoh smartphone yang menggunakan Gorilla Glass yaitu Motorola Moto G. Nah, selain Corning, ada juga perusahaan lainnya yang membuat produk yang sama. Perusahaan tersebut yaitu Asashi, perusahaan yang berbasis di Jepang. Produk kaca anti gesekan yang diproduksinya bernama Dragontail. Contoh smartphone yang menggunakan Dragontail Glass yaitu Xiaomi Redmi 1S.

Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan Gorilla Glass dan Dragontail Glass? Dan juga, bila ingin membeli smartphone yang dilengkapi fitur anti gesekan pada layar, smartphone dengan glass manakah yang sebaiknya kita pilih?


Gambar 1. Smartphone Xiaomi Redmi 1S. Smartphone ini menggunakan Dragontail Glass.

Faktor Pengalaman Membuat Kaca Layar Anti Gores
Selain membuat kaca layar anti untuk smartphone, Corning pun membuat kaca layar anti gores perangkat elektronik lainnya, seperti layar pemutar musik portabel dan layar televisi. Sedangkan Dragontail Glass saat ini hanya digunakan untuk layar smartphone dan tablet. Corning pun saat ini sudah merilis Gorilla Glass yang ke 4. Gorilla Glass versi ke 4 merupakan perbaikan dari Gorilla Glass versi sebelumnya. Dengan demikian, bila ditinjau dari aspek pengalaman, Corning lebih berpengalaman membuat kaca anti gores perangkat smartphone dibandingkan Asashi.

Faktor Proses Produksi
Corning menggunakan teknik Ion Exchange Method untuk membuat Gorilla Glass. Sedangkan Asashi menggunakan teknik Floating Process untuk membuat Dragontail. Dilansir dari beberapa sumber, membuat kaca anti gesekan dengan teknik Ion Exchange Method lebih rumit dibandingkan membuatnya dengan Floating Process. Karenanya, bila ditinjau dari proses produksi, Gorilla Glass secara mendasar lebih kuat dibandingkan Dragontail Glass

Faktor Rating Kekuatan Kaca Mengacu Vickers Hardness Rating
Asashi mengklaim bahwa Dragontail Glass mampu menahan beban hingga 60 kilogram. Meskipun, tebalnya hanya 10 milimeter. Karenanya, bila Dragontail Glass dipasang pada smartphone, layar smartphone tak akan mudah tergores. Bahkan, dalam suatu eksperimen, Dragontail Glass tak tergores meski disayat menggunakan pisau. Akan tetapi, Gorilla Glass sebenarnya jauh lebih kuat. Sebabnya, mengacu kepada Vickers Hardness Rating, rata-rata rating kekuatan Gorilla Glass berada di atas Dragontail Glass. Rata-rata rating produk Gorila Glass yaitu menempati rating 661,5. Sedangkan rata-rata rating Dragontail yaitu 634.

Kesimpulannya, mengacu kepada tiga faktor tersebut, Gorilla Glass secara overall memang lebih unggul daripada Dragontail Glass. Meskipun keduanya menggunakan bahan kaca yang sama, yaitu alkali-aluminosilicate sheet glass. Akan tetapi, tak lantas Dragontail Glass kurang berkualitas. Nah, bila kita menginginkan smartphone anti gesekan dengan harga yang terjangkau, dapat membeli smartphone berlayar Dragontail Glass. Bila menginginkan smartphone yang lebih aman dari gesekan, dapat membeli smartphone yang berlayar Gorilla Glass.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Referensi:
http://www.differencebetween.info/difference-between-gorilla-glass-and-dragontrail-glass
Sumber gambar:
1. http://images.fonearena.com/blog/wp-content/uploads/2014/09/Redmi-1s_fonearena-001.jpg

 

Copyright @ 2013 Sentral Android .